
Mengusung konsep era 4.0,
Desa Wedomartani bertransformasi menjadi Desa Digital pertama di Kapanewon Ngemplak. Berkat bantuan dari pemerintah sekaligus menjalin kerjasama dengan Universitas Budi Luhur – Jakarta, Desa Wedomartani diresmikan menjadi Desa Digital pada Tanggal 27 Januari 2022 di Balai Pendopo Depan Kalurahan.
Melalui peluncuran pertamanya, yakni Desa Digital, Desa Wedomartani memiliki misi untuk mengajak masyarakat agar memiliki kesadaran digital di era sekarang. Desa Wedomartani juga mengkampanyekan agar para pelaku usaha mikro dan makro menerapkan sistem jual-beli dengan menggunakan pembayaran non tunai (cashless) yang didukung oleh PT.Netzme Kreasi Indonesia melalui QRIS Netzme yang sudah disebar di 25 Padukuhan.
Universitas Budi Luhur – Jakarta, memberikan simbol plakat terhadap Pak Teguh, selaku Lurah dari Desa Wedomartani. Pemberian plakat oleh Pak Bintarto, selaku Kepala Prodi Ilmu Komunikasi, Universitas Budi Luhur – Jakarta sebagai bentuk atas sukses dan berhasil nya Desa Wedomartani bertansformasi menjadi Desa Digital yang disahkan oleh Teguh Budiyanto, selaku Lurah Desa Wedomartani, dan Bintarto Wicaksono, selaku Kepala Prodi Fakultas Ilmu Komunikasi.
Yang membuat Desa Wedomartani unik di masyarakat, karena telah hadir 3 bentuk aspek digital di ruang lingkup Desa Wedomartani. Yakni adalah Layanan Administrasi Online berbentuk digital yang mudah diakses melalui Website, Arsip Digital dan Media melalui Instagram Kalurahan Wedomartani, serta menerapkan penggunaan QRIS kepada UMKM.
Melalui pidato nya, Mahasiswi Universitas Budi Luhur, Rhea Rifa Ramadhanti mengatakan, “Kami harapkan dengan beralihnya Desa Wedomartani menjadi Desa Digital, dapat menyelesaikan berbagai masalah dan efisiensi waktu dalam mengurus administrasi dan informasi di Kalurahan Wedomartani.”


