
Kesenian Jathilan merupakan salah satu Kesenian yang ada di Wedomartani, lebih tepatnya berada di Dusun Kayen. Kesenian Jathilan ini bernama Jathilan New Antasena dan memiliki sekitar 40 orang anggota.
Awal berdirinya kesenian ini berasal dari keinginan para pemuda-pemudi Dusun Kayen untuk bermain tabuhan (gamelan), lalu mereka mengusulkan untuk membentuk grup Kesenian Jathilan. Kesenian Jathilan New Antasena berdiri pada 24 September 2020 dan saat ini baru berumur 1 tahun.
Tari dalam Jathilan merupakan bentuk Tari Kreasi SWyang biasa dibawakan pada jenis Jathilan yang lain, tidak hanya itu, tetapi ada juga Tarian Khas atau Khusus yang koreografinya dibentuk secara otodidak atau sesuai usul dari masing-masing penari. Untuk bisa menguasai Kesenian Jathilan, tergantung pada niat untuk belajar pelaku seni ini.

Tarian Jathilan di New Antasena memiliki 3 babak. Babak pertama biasanya dilakukan oleh laki-laki yang berusia 13-15 tahun, babak kedua dilakukan oleh perempuan yang berusia 16-18 tahun, dan babak terakhir dilakukan oleh orang dewasa.
Jathilan New Antasena biasa melakukan latihan pada saat mendekati jadwal pentas. Durasi pementasan pada setiap babak menghabiskan waktu sekitar 1 jam hingga 1 jam setengah.
Bila berminat ingin bergabung dengan Jathilan New Antasena, harus mendapatkan izin dari orang tua dengan menandatangani surat perizinan untuk pemuda-pemudi yang masih di bawah umur. Siapapun bisa bergabung dan diterima, bahkan yang belum mengerti sama sekali tentang Kesenian Jathilan juga bisa bergabung pada sanggar seni Jathilan New Antasena di Dusun Kayen, Kalurahan Wedomartani, Ngemplak, Sleman.
Penyelenggaraan Pentas Seni Jathilan oleh New Antasena ini, selain sebagai sarana hiburan untuk masyarakat setempat, biasanya dalam acara-acara seperti Merti Desa. Juga sebagai wadah atau media pengenalan budaya kesenian tradisional daerah kepada anak-anak generasi penerus Bangsa agar Kesenian Jathilan dapat tetap lestari dan harum namanya.



kerenn!!!