Sarasehan Budaya ll (Desa Wisata)

Related Articles

Beberapa tahun kebelakang, kondisi pariwisata Indonesia menghadapi dinamika ditengah pandemi COVID-19. Ditutupnya border atau batas negara dalam rangka mengurangi penyebaran COVID-19 dan berbagai variannya, menyebabkan turunnya kunjungan dari wisatawan mancanegara. Berbagai upaya dilakukan Pemerintah dan pihak-pihak yang bergerak di bidang pariwisata untuk memperbaiki dan memulihkan kondisi pariwisata Indonesia.

Tidak sedikit daerah di berbagai provinsi di Indonesia terkena dampak dari pembatasan  perjalanan mancanegara selama pandemi. Salah satunya adalah Daerah Istimewa Yogyakarta. Yogyakarta merupakan destinasi wisata yang memiliki keanekaragaman potensi yang masih belum ditelusuri oleh khalayak umum.

Hal ini menjadikan wisatawan baik mancanegara maupun domestik yang berpergian ke Yogyakarta memiliki banyak pilihan untuk mempelajari kekayaan akan kultur atau budaya yang tersebar luas di seluruh pelosok Yogyakarta. Kalurahan Wedomartani sebagai salah satu Desa Mandiri Budaya Terpadu berupaya untuk mengembangkan dan revitalisasi potensi-potensi wisata budaya.

Dalam rangkaian acara Merti Desa Wedomartani, salah satu acara yaitu Sarasehan Budaya II mengambil tema untuk membahas mengenai Wedomrtani sebagai desa wisata. Pembicara Sarasehan Budaya II ini yaitu, Meyra Marianti yang merupakan founder dari PT Swarna Brehwu Travel Pariwisata, memaparkan banyak materi mengenai apa yang dapat Kalurahan Wedomartani kembangkan pada aspek wisata yang harus sustainable atau berkelanjutan. Misalnya, potensi wisata yang mungkin dapat viral bisa dikembangkan untuk dijadikan spot wisata utama di Wedomartani.

Ada 3 hal yang menjadi pertimbangan untuk menjadi desa pariwisata yaitu lingkungan yang harus terjaga, mengembangkan konservasi dan melestarikan budaya. Kemudian, bagaimana mengembangkan kuliner atau makanan khas Wedomartani yang mungkin sudah tidak banyak diperhatikan untuk bisa dimunculkan Kembali dengan mempromosikan atau memasarkan dengan pendekatan yang lebih modern.

Mencari keunggulan-keunggulan wisata Wedomartani menjadi pekerjaan rumah yang harus dilakukan demi mewujudkan Kalurahan Wdomratani sebagai Desa Wisata. Dimana ada wisata konservasi alam, wisata budaya, serta bagaimana lingkungan wisata itu bisa mengembalikan aslinya seperti semula.

Sarasehan Budaya II tentang Desa Wisata ini dihadiri oleh Pengurus Desa mandiri Budaya Wedomartani. Sarasehan ini juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan untuk keberlanjutan wisata Wedomartani, meningkatkan minat kunjungan wisatawan ke destinasi yang ada di Wedomartani, sehingga dapat tumbuh iklim usaha kepariwisataan yang prospektif, meningkatkan lapangan pekerjaan dan berdampak positif untuk ekonomi multi-ganda pariwisata bagi masyarakat Wedomartani.

Artikel lainnya

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Sunday, September 20, 2026

Popular stories

New Antasena, Mengenalkan Kesenian Tradisional Jathilan Pada Generasi Muda

Kesenian Jathilan merupakan salah satu Kesenian yang ada di Wedomartani, lebih tepatnya berada di Dusun Kayen. Kesenian...

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!

MUSYAWARAH RENCANA PEMBANGUNAN TAHUN 2024

WEDOMARTANI-Dalam rangka untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Kalurahan Wedomartani Tahun 2024, Pemerintah Kalurahan Wedomartani menyelenggarakan kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Kalurahan (MUSRENBANGKAL) Jumat...
Chat Kalurahan
Chat Kalurahan
Kalurahan Wedomartani
Halo Warga Wedomartani!
Berikut ini adalah Layanan Online Chat dengan Pihak Kalurahan Wedomartani.

Ada yang bisa kami bantu? Silahkan klik tombol "Chat Kalurahan" untuk terhubung dengan kami!