
Embung merupakan sebuah danau buatan yang biasanya digunakan sebagai penampungan air untuk kebutuhan irigasi di saat musim kemarau. Banyak embung buatan yang dijadikan tempat wisata. Salah satunya adalah Embung Tambakboyo.
Embung Tambakboyo berlokasi di Kalurahan Wedomartani dan Condongcatur, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Embung ini menjadi objek wisata yang terjangkau. Untuk masuk ke lokasi wisata ini hanya perlu membayar uang parkir saja. Untuk kendaraan bermotor dikenakan biaya Rp2.000, mobil Rp3.000 dan untuk sepeda Rp1.000. Jika datang ke tempat ini dengan berjalan kaki maka tidak dikenakan biaya.
Area sekitar Embung Tambakboyo bisa dimanfaatkan untuk jogging, bersepeda dengan santai, atau sekedar melepas penat dengan melihat embung dan sekitarnya.
Sebelum embung ini dijadikan tempat wisata, banyak sekali sejarah di dalamnya. Embung Tambakboyo berawal dari sebuah penambangan liar oleh penduduk di sekitar embung. Kemudian tanah bekas penambangan tersebut memiliki cekungan yang dalam dan menjadi tanah persawahan.

Area sekitar embung dilintasi oleh 2 sungai, Sungai Buntung di sisi timur dan Sungai Kelanduan di sisi barat. Pertemuan 2 sungai itu dinamakan tempuran. Kemudian pada tempuran itu dibangun sebuah bendungan sehingga aliran kedua sungai menjadi satu terkumpul di cekungan yang dalam, sehingga menjadi embung. Embung Tambakboyo dibangun pada tahun 2000an.
Penamaan Embung Tambakboyo sendiri berasal dari suatu tempat sebelah barat embung, yaitu makam Kyai dan Nyai Tambakboyo, yang konon pernah bersemedi di tempuran kedua sungai itu dan karena berdekatan dengan makam Tambakboyo kemudian banyak orang menyebut Embung Tambakboyo.
Luas Embung Tambakboyo adalah 7,4 hektar yang merupakan wilayah gabungan 3 kalurahan, yaitu Kalurahan Wedomartani sebanyak 5,3 hektar, Kalurahan Maguwoharjo 1 hektar, Kalurahan Condongcatur 1 hektar.
“Harapannya embung itu ada akses ke wilayah Padukuhan Jetis atau Gebang ke arah utara, selama ini akses masuk embung itu hanya dari Condongcatur saja. Dengan akses melalui wilayah Wedomartani (Gebang) harapannya kelak akan meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar embung khususnya di Padukuhan Gebang dan Jetis Kalurahan Wedomartani.” Papar Bapak Wagiman selaku Dukuh dari Padukuhan Jetis Wedomartani.


