Wedomartani – Padepokan Asa merupakan salah satu tempat yang terletak di Utara Yogyakarta. Lebih tepatnya di Gedongan Lor, Wedomartani, Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan bentuk bangunan khas limasan, Padepokan ASA hadir sebagai sebuah Yayasan sosial.
Pendiri Padepokan ASA, A. Sapto Anggoro mengatakan bahwa pembentukan Padepokan ASA yang berdiri sejak tahun 2014 ini berangkat dari sebuah ide mendirikan satu tempat atau wadah yang bisa dimanfaatkan oleh para pemuda sebagai sarana diskusi, workshop, dan pelatihan yang berguna untuk pengetahuan mereka. Khusus nya di wilayah Wedomartani dan Yogyakarta. Lebih lanjut beliau menyatakan bahwa alasan Yogyakarta sebagai tempat pendirian lebih karena Yogyakarta memiliki banyak anak muda yang kreatif baik sebagai individu maupun komunitas. Selain itu, geliat komunitas di Yogyakarta yang dinamis menjadikan pertimbangan lain.

Dalam perjalanan nya, Padepokan ASA fokus bergerak dalam tiga bidang yakni entrepreneurship, literasi media, dan tekhnologi informasi (IT). Beberapa contoh kegiatan tiga bidang tersebut bisa dilihat dalam Instagram @padepokanasa. William Tanuwidjaya (Tokopedia), Ahmad Zakki (Bukalapak), Najwa Shihab, Onno.W.Purbo, Ismail Fahmi, dan Dandhy Laksono merupakan beberapa tokoh yang pernah mengisi kelas di Padepokan ASA.
Untuk pelaksanaan kegiatan di Padepokan ASA terbagi menjadi dua bagian. Pertama ialah kegiatan yang sejak persiapan non teknis dan teknis kami rancang sendiri sebagai bagian dari kelas. Kedua ialah, peminjaman tempat beserta seluruh fasilitas penunjang yang bisa digunakan dalam kegiatan kelas yang dirancang oleh individu, kelompok, organisasi, dan komunitas.

Mengenai opsi peminjaman tempat, Padepokan ASA memberikan beberapa syarat yang mutlak harus diikuti. Pertama, acara yang akan dilakukan terbebas dari unsur agama apapun. Hal ini dikarenakan Padepokan ASA milik semua golongan. Syarat kedua ialah, tidak boleh ada unsur sponsorship dalam pelaksanaan kegiatan yang dilakukan. Syarat yang terakhir ialah tidak ada unsur donasi atau biaya apapun yang dibebankan kepada peserta kegiatan.
Selama pandemi atas keputusan dari pihak Padepokan dan Kepala Dukuh tidak membolehkan ada kegiatan offline apapun jenisnya, sampai pandemi ini berakhir. Jadi semua acara berubah kegiatan melalui online lewat media Zoom. Sebelum pandemi, event yang paling sering diadakan di padepokan ini yaitu, ada kaitannya dengan komunitas yang belajar tentang Manajemen Volunteer, Organisasi komunitas yang membahas soal lingkungan.

